Novel Qalam Sebuah Novel Menggugah Jiwa Karya Wahyudi Pratama

 


 

“Nuun, walqalami wa maa yasthuruun ...”

Artinya: Nun, demi Qalam (Pena) dan apa yang mereka tuliskan.”

(QS. Al-Qalam ayat 1)

 

Dari Abu Hurairah, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya sesuatu yang mula-mula diciptakan oleh Allah adalah Al-Qalam, kemudian Allah menciptakan Nun yaitu tinta, lalu Allah berfirman kepada Al-Qalam, "Tulislah!"

Al-Qalam bertanya, "Apa yang harus aku tuliskan?"

“Tulislah segala sesuatu yang akan terjadi, segala sesuatu yang akan ada, dari amal perbuatan, rezeki, jejak atau ajal.”

Maka Al-Qalam menulis semuanya (takdir) sampai hari kiamat itu tiba.

 

Begitulah kiranya kalimat yang melukiskan perjalanan sepasang sahabat bernama Zahid dan Hamzah yang sudah tertuliskan oleh takdir dari Allah.

Suatu hari, Zahid terpaksa meninggalkan Hamzah untuk melanjutkan studinya ke Turki. Sedangkan Hamzah yang tengah berusaha keluar dari lingkaran setan serta mulai mendalami Islam, merasa sedikit kehilangan dengan kepergian Zahid. Tapi ia ingin membuktikan pada Zahid bahwa ia bisa memiliki kehidupan yang lebih baik lagi.

Jauh di negeri kekhilfahan Utsmaniyah yang telah lama runtuh, Zahid justru banyak menghadapi ujian dan tantangan, terutama menyoal islamphobia dan perang pemikiran terhadap Islam.

Namun suatu hari, Hamzah datang mengunjungi Zahid dengan membawa sebuah rahasia besar. Rahasia yang membuat salah satunya harus kehilangan nyawa.

Penulis: Wahyudi Pratama
Halamana: 220

harga 115.000

 

0/Post a Comment/Comments